SEHAT ITU PENTING

Senin, 30 September 2013

AMEBIASIS




Amebiasis (disentri ameba) adalah penyakit infeksi usus yang disebabkan oleh parasit usus Entamoeba histolytika.

Penularan:
·  Air minum
·  Pupuk kotoran manusia
·  Juru masak
·  Vector lalat dan kecoak

Patofisiologi:
E. histolytika dalam bentuk trofozoid (aktif) hidup normal di dalam lumen usus besar à system imun menurun, virulensi ameba meningkat, jumlah ameba meningkat à pathogen à mensekresi enzim fosfoglukomutase dan lisozim à kerusakan dan nekrosis jaringan dinding usus à menembus mukosa usus à ulcus

Ulkus menyebabkan:
·  Diare berdarah dan berlendir
·  Ulkus menembus lapisan muscular à timbul komplikasi berupa perforasi
·  Embolisasi à vena porta à infeksi di hati à mikro abses à abses tunggal yang besar à abses hati

Manifestasi klinis:
·  Carrier                         : pasien tidak menunjukkan gejala klinis sama sekali
·  Amebiasis ringan         : perut kembung, nyeri perut ringan, diare 4-5 x/ hari, tinja berbau busuk bercampur darah dan lendir, demam subfebris.
·  Amebiasis sedang       : lebih berat dibanding disentri ringan ditambah perut kram, lemah, hepatomegali.
·  Amebiasis berat           : diare disertai darah yang banyak > 15 x/ hari, demam tinggi (40-40,5 derajat celcius), mual, anemia, tidak dianjurkan sigmoidoskopi.
·  Amebiasis kronik        : amebiasis ringan yang berjalan berbulan-bulan sampai bertahun-tahun.

Pemeriksaan penunjang:
·  Pemeriksaan tinja: berbau busuk, bercampur darah dan lendir, ditemukan trofozoid
·  Sigmoidoskopi dan kolonoskopi
·  Indirect Fluores-cent Antibody (IFA) dan Enzym Linked Immuno Sorbant Assay (ELISA)

Komplikasi:
·  Perdarahan usus
·  Perforasi
·  Ameboma (penyempitan usus)

Pengobatan:
·  Carier
o       Iodoquinol (tab 650 mg) dosis 650 mg selama 20 hari
o       Paromomisin (tab 250 mg) dosis 500 mg selama 10 hari
·  Amebiasis ringan-sedang
o       Metronidazole 3x750 mg oral/ IV 5-10 hari
o       Dikombinasikan dengan amebisid luminal: dyodohidrosiklin 3x600 mg, kliokinol 3x250 mg, diloksanit furoat 3x500 mg semuanya diberikan selama 10 hari.
·  Amebiasis berat
o       Emetin 1 mg/ KgBB/ hari (max 60 mg/ hari) 3-5 hari
o       Dehidroemetin 1-1,5 mg/ KgBB/ hari (max 90 mg/ hari) 3-5 hari
o       Efek samping kedua obat diatas adalah nekrosis otot jantung makan peda pemberiannya harus di observasi tekanan darah, denyut nadi dan EKG.

o       Pengobatan lainnya sama seperti amebiasis ringan-sedang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar